Headset/headphone

Barang ini adalah salah satu barang yang paling cepat rusak. Seingat saya belum pernah ada satupun headset/headphone yang pernah saya miliki yang tahan lebih dari satu tahun, kecuali satu headphone murah yang dulu pernah saya beli (belum rusak karena hanya beberapa kali dipakai). Selebihnya adalah barang audio dengan kabel yang gampang rusak.

Mungkin wajar, karena harganya yang tidak pernah kemahalan. Headphone termahal yang pernah saya beli, Philips DJ sekian sekian itu saya beli “cuma” seharga 200-300 ribu (bandingkan dengan beats yang harganya jutaan rupiah). Headphone Philips saya beli Akhir September 2015, dan Alhamdulillah bisa dipakai sampai awal November 2015. Lumayan kan? Bandingkan dengan headset palsu Samsung yang saya beli seharga 30an ribu, yang saya beli pertengahan 2015 yang lalu, yang saat ini saya pakai sambil mengetik. Alhamdulillaah masih bisa dipakai, walu kadang suara yang bagian kirinya tidak kedengaran.

Jadi, belakangan ini saya sudah sangat jarang mendengarkan musik lewat headset/headphone. Untungnya saya punya speaker sendiri di kamar, setidaknya kebutuhan untuk audio sudah terakomodasi dengan baik 🙂

Kembali ke headset/headphone, si headphone Philips ini sebenarnya cukup bagus kualitas suaranya. Bass nya bagus, lebih bagus ketimbang suara bass headphone Sennheiser yang entry-level (harganya sedikit lebih mahal, 400an ribu rupiah). Tapi entahlah, durabilitasnya sangat tidak memuaskan. Harapan saya, saya bisa pakai Philips ini paling tidak sampai kembali ke Indonesia, akhir tahun ini. Tapi, kenyataan berkata lain. Headphone Philips saya telah rusak, salah satu suara speakernya tidak kedengaran lagi, dan terakhir saya coba, speaker yang satunya lagi suaranya timbul tenggelam. Poor headphone.

Saya sempat berpikir untuk membeli headphone baru. Sempat terpikir untuk beli Philips yang model lain, tapi karena teringat dengan pengalaman sebelumnya dengan merek yang sama, saya tidak mempertimbangkan lagi untuk membeli headphone Philips. Mungkin saja kalau saya beli headphone Philips baru dengan tipe yang lain akan lebih tahan, but who knows? Saya tidak ingin mempertaruhkan uang saya untuk merek yang sama, padahal banyak merek headphone lain yang menawarkan kualitas yang lebih baik. Walaupun sedikit lebih mahal.

Untuk saat ini saya belum akan membeli headphone baru, mengingat barang ini bukan prioritas saya saat ini. Untuk headset, mungkin saya akan mempertimbangkan untuk segera membeli yang baru, yang lebih baik dari headset palsu saya ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *