Kolokium PWK

Kolokium Juga (Akhirnya)

Memang sudah waktunya

Senin, 4 Februari 2013 adalah hari dimana saya bersama tiga orang teman melaksanakan kolokium. Kolokium adalah satu proses yang harus kami lewati sebelum masuk Studio Akhir Teknik Pengembangan Wilayah Kota, Unhas. Ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan yang wajib untuk menyelesaikan studi di program S1. Tidak ada yang menjadi sarjana tanpa melewati proses ini.

Satu tahun yang lalu saya merencanakan untuk bisa kolokium paling tidak akhir tahun 2012. Tapi kenyataannya tidak demikian, sejak pertama kali asistensi tugas akhir Oktober tahun lalu, barulah hari ini saya bisa kolokium. Cukup lama memang, tapi banyak hal yang membuatnya menjadi tertunda sampai dengan hari ini.

Kolokium PWK

Sudah 1600 hari lebih saya di kampus, dan saya sadar kalau memang sudah waktunya untuk menyelesaikan studi. Berulang kali saya, Dana dan Atri (teman saya dengan dosen pembimbing yang sama) melakukan asistensi draft tugas akhir, sampai dengan tadi malam. Dan setelah itu lanjut menyelesaikan draft dan juga bahan presentasi kolokium kemudian mencetak hasilnya.

Sleepless, wajar

Bisa dibilang kami kekurangan waktu istirahat. Bahkan kedua orang teman saya tadi tidak sempat tidur untuk menyelesaikan semua keperluan untuk kolokium. Beruntung saya sempat tidur sebentar sebelum meng-copy bahan untuk dibawa ke kampus.

Dana tampil pertama, saya kedua, Atri ketiga, dan Marga keempat. Kolokium kami berbeda dengan kolokium-kolokium sebelumnya. Sekarang harus ada dosen penguji, which is hal seperti ini tidak terjadi sebelumnya. Dosen penguji biasanya didatangkan hanya pada saat seminar terbuka dan seminar tutup/ujian akhir. Dan satu hal lain yang tidak mengikuti mainstream adalah kami tidak membagikan konsumsi. Kontras!

Masih banyak yang harus saya lengkapi untuk bahan penelitian saya kedepannya. Dan dalam waktu sekitar 3 bulan kedepan saya akan banyak menghabiskan waktu didalam studio akhir untuk menyelesaikan skripsi.

Paling tidak satu item penting sudah kami lakukan. Mudah-mudahan kami semua mampu menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada selama proses penyusunan tugas akhir ini.

Kolokium, dengan senang hati!

2 thoughts on “Kolokium Juga (Akhirnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *