Berisik

Seseorang, Tolong Perbaiki!

Kekacauan (lagi…)

Malam ini adalah malam yang tepat untuk menonton film The Avengers. Dan sama seperti biasa, saya memilih bioskop 21 MToS. Film nya sendiri baru mulai pukul 21.25. Waktu yang lama untuk memulai, mengingat sekarang masih pukul 20.10. Ini lah realitanya, disini, malam ini, tidak ada pemutaran film Avengers lebih awal. Mungkin ini salah satu strategi pemasaran/penjualan pihak pengelola bioskop ini.

Saya dengar film Avengers ini menarik banyak pengunjung dipemutaran minggu perdananya. Saya tau kenapa. Semuanya ingin melihat para jagoan-jagoan superhero yang sebelumnya tampil di film masing-masing, kini tampil bersama dalam satu film. What a saving! Sangat masuk akal kalau ditinjau dari segi penghematan. Watch one get some! Kalau soal bagus atau tidaknya ceritanya, hell know. Saya tidak tau itu.

Kekacauan suara

Tapi, bukan itu masalahnya kawan. Saat ini saya sedang menunggu jam tayang film ini. Dan sembari duduk dan membaca, pihak pengelola beberapa stand mall (A,B, dll.) sepertinya saling berlomba untuk saling mengalahkan! Saya ulangi, mengalahkan, kawan! Mereka silih berganti memutar lagu-lagu berbeda dengan volume keras. Jadinya suara-suara musiknya saling bertabrakan. Tadi stand A memutar lagunya Bruno Mars, yang B membalas dengan memutar lagunya Maroon 5 feat. Christina Aguillera. Belum selesai, ada lagi musik lain yang mengalun, kini giliran Hip-Hop bro! Lil Wayne, ma bro!

Berisik

Loud!

Perang belum selesai kawan, lagu rapper T-Pain mulai mengalun ditengah mall ini. Dan sepertinya ada suara rapper lain dengan lagu berbeda, T.I, saudara-saudara ku skalian… Oh, dan lagi si gundul Pitbull yang diperdendangkan. What a noise…

Dengan kacaunya lalu lintas suara didalam mall ini, sebagai pengunjung, sama sekali hal tersebut tidak menimbulkan kenyamanan ditelinga. Bising dan tak karuan suaranya. I wonder, kalau pihak pengelola mall ini mau, dan harus bisa merasakan apa yang dirasakan pengunjung dengan kebisingan tidak karuan seperti ini.

Seharusnya ada kebijakan untuk mengatur ini. Ataukah mereka harus mendesain ulang pola ruang nya untuk mereduksi kebisingan ini. Harus ada yang memulainya.

Someone, please fix it!

No Responses

Write a response

%d bloggers like this: