1 Buku Sebulan

Sama dengan kebanyakan orang, pada awal nya saya bukan lah seorang yang suka membaca buku.saya juga suka membaca, tapi lebih senang baca komik dan koran daripada buku. Apalagi  kalau buku yang tidak bergambar! Nyaris tidak ada buku pelajaran yang menarik menurut saya. Kecuali dengan buku yang berbau komputer, karena saya memang suka dengan hal-hal yang berbau IT.

Beda dengan beberapa teman, sejak SMP saya melihat beberapa teman sekelas saya yang cewek sangat senang membaca buku. mereka seperti tenggelam dalam bacaannya. Yah, memang sih bacaannya cuma novel. Tapi itu membuat saya sangat penasaran. Kenapa mereka bisa begitu “tahan” membaca buku yang tidak bergambar sama sekali?

Sampai akhirnya

Sampai dengan SMA, saya tetap tidak merasa tertarik dengan buku bacaan. Yang menarik hanya sampul nya! Isinya? No way! Saya masih tidak tertarik membacanya. Saya masih ingat, waktu itu lagi ada satu novel islami yang sedang naik daun, dan banyak diperbincangkan dimana-mana. Kebetulan, seorang teman saya (cewek) juga punya buku itu. Saya bertanya, bagaimana cerita dalam bukunya, bagus kah? Dia menjelaskan, bahwa isinya sangat bagus! Wow… seperti itu kah? Saya belum percaya!

Adik saya yang kebetulan juga suka baca novel kutanyakan pertanyaan yang sama. Dan jawabannya juga sama dengan teman saya yang tadi. Memang, dia belum baca bukunya. Tapi mendengar cerita dari temannya, dia juga tertarik untuk membaca. Wah, sepertinya ini bisa dicoba! kemudian, saya meminta kepada teman saya untuk membawa bukunya.

Saya sempat membaca beberapa bagian dari buku itu, dan ternyata betul kata mereka. Isinya sangat menarik. Baru kali itu saya merasa sangat bersemangat membaca buku!

Itu lah yang membuat minat membaca saya semakin tinggi, khususnya terhadap buku yang tidak bergambar seperti novel. Sekarang, setelah beberapa tahun sejak saat itu, Alhamdulillah, saya sudah mengoleksi puluhan buku. minat baca saya pun semakin tinggi, dengan tidak hanya terpaku pada satu bidang. Saya berusaha untuk menambah pengetahuan dibidang lainnya. Tapi, tetap yang paling menarik untuk saya baca adalah buku-buku pengembangan diri. Ya, saya lebih banyak mengoleksi buku seperti ini dibanding buku kuliah saya sendiri.

Saat ini, saya masih terus berusaha untuk memenuhi target saya menambah koleksi buku minimal satu buku dalam sebulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *