Menu Close

Category: Music (page 2 of 3)

Dalam Musik Elektronik

Pengaruh Skrillex

Belum pernah saya merasa lebih suka dengan musik elektronik sebelumnya selain daripada saat ini. Ada rasa “addicted” dengan musik-musik yang dibuat oleh Skrillex, Zedd, Deadmau5, Overwerk, Nadastorm dan kawan-kawannya. Beberapa minggu terakhir ini musik bergenre elektronik/rave yang mereka buat menjadi pengisi playlist saya.

Memang bukan kali pertama saya suka dengan musik seperti ini. DJ-DJ seperti Tiesto, David Guetta, DJ Shadow dulu juga sering mengisi playlist lagu saya. Tapi saat ini tingkatannya berbeda. Sepertinya ada feeling tersendiri yang saya rasakan saat mendengar lagu-lagu Skrillex dkk.

Skrillex-Dubstep

Skrillex

Sejujurnya saya sendiri baru “menaruh perhatian” pada musik Skrillex. Tahun lalu saya belum mengenal yang namanya Skrillex, Deadmau5, Zedd dan Nadastorm. Baru lah setelah saya menonton satu video promosi program Exchange ke luar negeri, yang menggunakan backsound lagu Skrillex saya menjadi penasaran. Dan mulai lah saya browsing lagu-lagu Skrillex, dan akhirnya saya tahu kalau sejauh ini Skrillex ternyata sudah dapat enam penghargaan Grammy! Wow…

Tidak berhenti di Skrillex, fitur recommended channels di youtube membuat wawasan saya soal musik elektronik/rave atau lebih detilnya, dubstep, menjadi lebih terbuka. Meskipun kadang tidak bisa membedakan antara dubstep dan sub genre lain dalam musik eletronik, tapi saya tahu kalau feeling dalam bermain musik elektronik tidak kalah dengan genre lain yang sangat popular seperti rock dan pop.

And now, setelah rasa addicted dengan musik eletronik makin meninggi membuat saya sangat excited untuk lebih tahu proses pembuatannya. Bahkan saya sudah mulai belajar bagaimana membuat musik elektronik, meskipun belum punya peralatan selengkap yang Skrillex dkk. Miliki.

Anyway, bagi temans yang juga punya feeling sama, cheers!

This Girl, Sebuah Lagu

Ini lah yang biasa saya lakukan disaat saya sedang merasa mandek. Entah kenapa dua hari belakangan ini saya merasa sangat stuck. Ah, mungkin karena tugas kuliah yang membebani pikiran. Tapi meskipun sedang berada dalam keadaan stuck, saya berusaha untuk tetap bisa menghasilkan sesuatu. Tulisan lah salah satunya. Kali ini saya ingin menuliskan unek-unek saya tentang sebuah lagu, yang menurut saya sangat enak didengar, plus makna dari lirik nya juga bagus. Let’s check this out!

sunset-sailing

Ilustrasi

Lagu ini adalah This Girl. Sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Laza Morgan. Bukan lagu baru sih, karena lagu ini salah satu original soundtrack dari film Step Up. Singkatnya, lagu ini menceritakan tentang kecintaan seorang lelaki terhadap sang gadis pujaan. Sang gadis sangat setia kepadanya, tidak peduli apakah dia kaya atau tidak, si gadis tetap mencintainya. Meskipun sang lelaki sedang berada dalam kesulitan.

There’s this girl (this girl), the one and only wonder of this world (my world)

And it don’t matter if the road gets rough (yeah) if me rich or poor (yeah)

She stay down with me if me go to war (my girl)

There’s this girl (this girl), the one and only wonder of this world (my world)

And it don’t matter if the road gets rough (yeah) if me rich or poor (yeah)

She stay down with me till we in the floor (my girl)

Beruntung sekali Laza Morgan yang punya cewek seperti itu. I wish, suatu saat nanti saya juga bisa mendapatkan gadis yang seperti itu. Meskipun “hanya” sebuah lagu, tapi saya yakin masih ada perempuan yang seperti itu. Saya sangat suka lagu ini.

Hotel California, Sebuah Lagu

Memang sebuah lagu lawas. Om-om kita lebih dulu mendengar lagu ini. Tapi man, ini bukan lagu untuk satu generasi. Saya suka lagu ini. Selalu! Entah kapan saya pertama kali mendengar lagu ini, dengan momen apa, dengan siapa, I don’t care. I love this song.

Tanpa perlu tahu artinya, sepertinya lagu ini menyiratkan sebuah kepedihan. Tidak percaya? Coba saja dengar lagu ini sampai selesai. Jangan berhenti sebelum melodi dibagian akhir lagu selesai. Pokok nya dengar dan rasakan menurut imajinasi mu. Got it? Feel it? Well, I’m not sure about that, anyway. Semua orang punya perspektif berbeda dalam mengartikan sebuah lagu.

The-Eagles,-Hotel-California

Hotel California?

Saya pernah mendengar kalau isi dari lagu ini sebenarnya mengandung unsur kekerasan. Disebuah berita, entah itu dari radio atau artikel di internet, katanya Hotel California itu adalah kiasan dari sebuah rumah sakit jiwa! Uhm… kekerasan, rumah sakit jiwa…. Apalagi selanjutnya? Sayangnya saya belum pernah tahu bagaimana makna sebenarnya dari lagu ini, saya belum pernah tahu itu dari personel The Eagles sendiri.

“Welcome to the Hotel California.”

Such a lovely place.

Such a lovely face.

Plenty of room at the Hotel California.

Any time of year,

You can find it here.

Lagunya kaya dengan suara instrumen. Mereka adalah pemain musik handal. Saya pernah menonton video konser akustik nya, dan luar biasa… enak sekali didengar. Penonton bertepuk tangan dan melakukannya sambil berdiri (standing applause) saat lagu selesai.

Once again, I love this song.

Innocent Yang Lama Didapat

Dari SMA

Sekitar tahun 2007 atau tahun 2008 lalu saya pernah mendengar sebuah lagu dari radio. Waktu itu saya masih duduk di bangku SMA. Lagu ini sangat berkesan ditelinga saya. Nada nya sangat asik terdengar. Tapi sayang, selama beberapa kali diputar dalam kurun waktu beberapa bulan, sama sekali saya tidak pernah tahu apa judulnya. Lama setelah itu, saya sudah tidak pernah lagi mendengar sepotong pun dari lirik nya.

Di Televisi pun, saya tidak pernah menonton video nya. Saya tahu mungkin lagu ini dibawakan oleh sebuah Band Indie. Band yang tidak punya budget besar untuk promosi lagu di TV. Tapi, lagu ini masih lebih enak (menurut saya) dibanding beberapa lagu yang ditayangkan di TV berulang kali. Tidak pernah lagi terdengar di radio, apalagi main di TV, semakin membuat saya untuk tahu tentang lagu itu. Tapi, irama reffrainnya masih jelas terngiang dikepala saya.

Hanya satu media yang mungkin bisa membantu saya menemukan lagu ini. Ya, tentu saja si internet. Beberapa bulan lalu lagu ini kembali teringat dibenak saya. Seperti gelembung yang mengapung dari dasar air. Beberapa bagian reffrain yang masih tersisa diingatan saya saya masukkan sebagai kata kunci yang ingin saya temukan di Google. Beberapa kali mencoba, hasilnya: tidak memuaskan 🙁 . Mungkin misi kecil ini harus segera dilupakan.

There’s still opportunity

Tapi, bukan saya namanya kalau hanya karena halangan seperti itu lantas membuat saya langsung menyerah. There’s still oppurtunity! Mungkin saja beberapa bulan lalu saya membuat kesalahan dalam menentukan kata kunci pencaharian di mesin pencari. Teringat lagi saya tentang buku Brain Rules, otak saya pasti butuh waktu untuk mengingat potongan kata yang salah dalam query tadi.

“And now, I can’t explain. I’m not to blame”. Hanya itu yang saya ingat. Sudah mengalami sedikit perbaikan dari versi ingatan saya yang sebelumnya. Kemudian saya masukkan di kolom pencarian google dengan tambahan kata “lyric” dibelakangnya. Dan boom…. Segera google memberikan 10 jawaban terbaik yang bisa dia temukan.

Boom lagi…

Seingat saya bukan jawaban pertama yang terbaik. Saya memilih jawaban kedua dari halaman hasil pencarian google, melihat ada nama band yang ikut dalam hasil tersebut. Kemudian saya buka lirik nya di tab baru, dan boom lagi! Saya sudah sangat yakin 90, sekian % bahwa inilah yang selama ini yang saya cari. Small Mercies – Innocent.

innocent_small_mercies_album

Small Mercies

Tapi tunggu dulu, saya harus mencocokkannya dengan lagu aslinya. Segera saya masukkan kata kunci baru di google dengan “Small Mercies Innocent Mp3 4Shared” (jangan ditiru! Ini cara ilegal untuk download lagu, 🙂 ) boom dan boom lagi…. Lagu dimainkan…. Ow yeaah! That’s what I’ve been looking for! After all this time….. akhir nya dapat! Tuhan memang mendengar do’a kita. Tapi menunggu untuk memberikan jawabannya pada waktu yang paling tepat. Satu tambahan info lagi yang saya dapat dari wikipedia, kalo ternyata Small Mercies itu band asal Brisbane, Australia. Band negara tetangga 🙂

Dan akhir kata, terima kasih pada semua yang sudah membantu saya menemukan lagu ini (ingatan saya, laptop saya, listrik dari PLN, kamar kos saya, jaringan internet XL saya, modem saya, google, 4shared, dan lain-lain). You guys are rock!

Coldplay Saja

Bingung juga mau kasih judul apa untuk tulisan ini. Jadinya, Coldplay saja. Langsung saja, pertama dengar lagu Coldplay waktu masih SMP. Lagu Coldplay yang populer waktu itu adalah, In My Place, The Scientist, dan belakangan waktu akhir masa SMP Coldplay launching album baru yang hitsnya Speed of Sound. Speed of Sound ini awalnya terdengar agak aneh ditelinga saya. Mungkin memang begitu ciri khas music Coldplay. Tapi belakangan, entah karena makin sering main di TV, plus di radio akhirnya jadi suka juga. Sangat!

coldplay

coldplay

Yang membuat suka dengan Coldplay

Memang tidak semua orang punya selera sama soal musik. Coldplay punya musik yang unik dibanding dengan yang lain. Dan kadang bisa membuat orang merinding mendengarnya, termasuk saya (ato mungkin Cuma saya?) whatever. Dan yang membuat musik Coldplay asik adalah, instrumen yang beragam yang mereka pakai, dan komposisinya yang khas, seperti yang ada pada “Viva La Vida”.

Lagu lain dari Coldplay yang saya juga suka adalah Yellow, Fix You, Every Teardrop is a Waterfall (mudah-mudahan tidak salah tulis saya) dan Talk. Hal lain yang juga membuat saya suka dengan band ini adalah video clip nya. Mulai dari Speed of Sound, Talk, Fix You, Viva La Vida, Every Teradrop is a Waterfall sampai dengan Paradise. Yang Paradise lucu, karena personel nya Coldplay pake baju gajah-gajah. 🙂

Memimpikan “Paradise”

Salah satu lagu Coldplay favorit saya adalah Paradise yang ada di album Mylo Xyloto. Wow, masterpiece! Peringkatnya memang kurang bagus di BillBoard, tapi lagu ini sangat enak didengar. Hampir setiap pagi saya memutarnya, berulang-ulang malah.

She dreams of para- para-paradise

Para-para-paradise

Para-para-paradise

Ohoohoooh-ohoh

Coldplay – Paradise

Kita tunggu lagi karya-karya terbaik dari Coldplay 🙂

[Update] : Lagu lain Coldplay yang saya suka adalah: Clocks, Trouble, Shiver.