What a drama! Motogp season 2011 baru saja memasuki seri kedua, di sirkuit Jerez 3 April 2011. Kejutan diawali sejak kualifikasi, dimana secara mengejutkan Valentino Rossi hanya start dari posisi 12. Dan untuk kedua kalinya secara beruntun, Casey Stoner yang mengendarai Honda menempati pole position. Dibelakang Stoner, ada Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo diposisi dua dan tiga.

Race diawali dengan kepemimpinan Stoner yang memimpin lomba sejak lap awal. Beberapa lap kemudian terjadi pergantian posisi pembalap, dimana secara mengejutkan Marco Simoncelli mampu memimpin lomba. Valentino Rossi dengan pengalamannya berhasil mengikuti rombongan pimpinan lomba. Namun, kegemilangan Valentino Rossi mendapat ujian pada lap ke-7, dimana dia melakukan kesalahan terlambat mengerem saat berusaha menyalip Casey Stoner pada tikungan pertama sehingga mengakibatkan dia kehilangan kendali pada ban depan motor nya dan terjatuh.

Casey Stoner yang berada disisi kiri Rossi tak luput dari kecelakaan, motor nya tersenggol motor Valentino Rossi yang lebih dulu terjatuh. Stoner kehilangan kendali dan ikut terseret keluar lintasan. Mereka berdua terjatuh. Berkat bantuan marshal sirkuit Jerez, Rossi dapat melanjutkan lomba. Sementara Stoner yang kurang mendapat bantuan dari marshal, harus kecewa karena tak dapat mengikuti lomba, karena tidak dapat menghidupkan kembali mesin motor nya.

Rossi-dan-Stoner-Terjatuh-Jerez-2011

Sangat terlihat jelas ketidak adilan pihak marshal sirkuit Jerez yang menganak tirikan Stoner. Lebih banyak marshal yang membantu mendorong motor Rossi, sedangkan Stoner yang sempat meminta bantuan kepada marshal kurang mendapat perhatian. Hal ini lah yang membuat Stoner kecewa dengan marshal. Hal serupa juga terjadi pada Marco Simoncelli, yang juga terjatuh saat memimpin lomba. Ia juga kurang mendapatkan bantuan dari marshal sirkuit.

Stoner yang tidak dapat melanjutkan lomba, patut diacungi jempol untuk sportifitas nya yang sempat memberi dukungan kepada Rossi, dari pinggir sirkuit. Rossi akhir nya mampu meraih posisi 5 diakhir lomba, sangat beruntung karena banyak nya pembalap yang terjatuh.

Sportifitas Stoner-di-Jerez-2011

Diakhir lomba, Rossi sempat mendatangi Casey Stoner dan meminta maaf. Stoner yang menyambut kedatangan Rossi membuka pembicaraan, dengan menanyakan kondisi bahu Rossi. Percakapan lain yang cukup menarik adalah “keinginan mu melampaui talenta mu”, kata Casey Stoner kepada Rossi.

Dari sini kita dapat mengambil pelajaran, bahwa kemenangan bukan lah segalanya. Sportifitas lah yang paling penting. Merelakan satu race tanpa poin bukan hal mudah yang dilakukan. Casey Stoner telah memperlihatkan kepada kita sportifitas dalam lomba, begitu pun dengan Rossi yang tak malu untuk meminta maaf atas kesalahannya. Tak peduli dengan semua kontroversi yang ada seputar lomba motogp seri Jerez ini. See ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *