Beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis sebuah artikel tentang nenek-nenek. Didalam artikel itu saya memuat cerita/opini saya tentang keberadaan nenek-nenek yang entah kenapa sepertinya sudah jarang saya temui (mungkin hanya saya saja yang mengalami :)). Yang menarik dari artikel ini adalah jumlah pengunjungnya yang paling banyak dibanding dengan artikel-artikel yang sudah saya muat sebelumnya di personal blog saya ini. Setidaknya sampai saat ini (27 Juni 2011).

Nenek-Keren
Nenek Somewhat

Artikel nenek-nenek ini mengalahkan artikel-artikel lain saya seperti artikel motogp yang merupakan category dengan postingan terbanyak diantara category lainnya. Saya sendiri memang punya passion yang tinggi dengan motogp. Itulah mengapa saya selalu mengupdate blog dengan artikel motogp, ya karena itu lah passion saya.

Ini adalah search query blog saya berdasarkan hasil crawl google (menggunakan google webmaster tools nya google).

Crawl-stats-nenek1
Kueri Nenek

Sangat jelas terlihat kalau artikel nenek-nenek itu jauh melampaui search query dari query lainnya. Bahkan diurutan kedua (motogp 2011) pun tak sampai setengah dari query yang dihasilkan artikel nenek-nenek itu dari mesin pencari nya google. Dan diurutan ketiga pun tetap nenek-nenek.

Bagaimana tanggapan saya tentang hal ini? Terus terang saya cuma tersenyum melihat hasil ini. Ini adalah salah satu bahan joke saya pribadi, melihat nenek-nenek menjadi query pertama di Google Webmaster tools blog ini. Oh iya, kalau mau lihat stats dari admin blog saya, hasil nya seperti dibawah ini:

Stats-admin
Pencarian Kata Nenek

Hasil nya kurang lebih sama dengan Google Webmaster Tools tadi.

Mengapa bisa demikian? Kenapa nenek-nenek bisa mengalahkan motogp? Menurut saya faktor-faktornya sebagai berikut:

  1. Artikel nenek-nenek saya terindeks dengan baik, dan pengunjung mengkliknya dari hasil pencarian dengan kata kunci nenek-nenek dari google.
  2. Artikel motogp saya kurang populer dibandingkan dengan artikel-artikel motogp lainnya berdasarkan search engine. Ya, tentu saja, karena blog saya ini tidak terfokus hanya pada tema motogp saja. Traffik dari search engine yang masuk ke artikel motogp saya saya anggap keberuntungan saja, karena tidak ada cara-cara tertentu yang saya terapkan untuk menjadi nomor kesekian di hasil pencarian google. Just accidentally. Lagian traffik blog saya sendiri tak seberapa, belum pernah lebih dari 100 per hari (sejauh ini).

Kedepannya saya tetap akan menulis hal-hal apa saja yang menyenangkan untuk ditulis. Seperti tulisan-tulisan saya lainnya. BTW, thanks for read it. See Ya 🙂

2 thoughts on “Heran Dengan Nenek-Nenek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *