Laporan Ramadhan 1434 H Bagian Kedua

Rizqi Fahma

Jobless? Tidak juga

Syukurlah, Paruh kedua bulan suci Ramadhan ini lebih banyak saya habiskan bersama keluarga. Tidak seperti tahun lalu, dimana saya masih bekerja dan jarang berkumpul bersama keluarga. Masih saya ingat, tahun lalu saya pulang ke rumah orang tua pada hari terakhir di bulan suci Ramadhan.

Meski tidak bekerja pada satu instansi atau kantor mana pun, bukan berarti saya hanya tinggal di rumah bermalas-malasan menunggu datangnya waktu buka puasa. Beberapa hal rutin tetap saya lakukan selagi puasa seperti membaca al qur’an, dan juga novel. Bisa dikatakan tidak jobless, karena di rumah, juga saya mendapat job. Job dari orang tua tentu saja. Guess what? I got a painting job!

Mulai dari pagi hingga sore hari hampir setiap hari selama 15 hari terakhir bulan ramadhan ini saya mengecat rumah. Alhamdulillah juga, paling tidak, ada kesibukan yang membuat orang tua senang.

Meski sedikit punya waktu luang dibanding tahun lalu, hal ini justru tidak membawa dampak positif terhadap jumlah juz bacaan al qur’an saya. Sampai dengan hari terakhir puasa, saya hanya tamat sekali. Hanya setengah dari yang saya bisa baca satu, dua dan tiga tahun lalu.

Diparuh kedua bulan Ramadhan tahun ini juga catatan shalat terawih saya tidak menggembirakan. Hanya 6 kali saya menunaikan ibadah terawih. Tidak sampai separuh dari total 14 malam terakhir. Tapi, angka 6 ini masih lebih baik dari paruh pertama, dimana saya hanya menunaikan ibadah terawih sebanyak 4 kali, pemirsa!

Berikut adalah rincian ibadah yang sempat saya buat dalam paruh kedua bulan suci Ramadhan tahun ini:

Rekap-Ramadhan-1434-H-2013
Laporan Paruh Kedua Ramadhan 1434 H

Dari tabel diatas bisa dilihat kalau jumlah absen shalat wajib saya dua kali. Semuanya adalah shalat subuh. Tadarruz, cuma tamat sekali dua hari sebelum lebaran. Sahur dan puasa Alhamdulillah tidak ada absen.

Dan itulah tadi sedikit dari laporan puasa yang sempat saya buat. Semoga kualitas dan kuantitas ibadah yang sedikit ini diterima oleh Allah swt. Dan semoga tahun depan bisa jauh lebih baik.

Untuk kalian yang juga membuat laporan puasa atau semacamnya, cheers!

Untuk kawan-kawan sesame umat muslim, Selamat hari raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir bathin yee!

Wassalam! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *