Menu Close

Page 3 of 65

Pengalaman Menjadi Asrot (Asisten Sorot) Dadakan Saat Meeting CFO Telkom

Membuat saya sangat nervous

Sebagai peserta OJT (On The Job Training) GPTP Telkom, ini adalah pengalaman yang langka

Saat ini saya masih OJT tahap 2 di PT Telekomunikasi Indonesia. Saya OJT di Direktorat Keuangan, tepatnya di sekretariat.

Disini, saya membantu AVP (Assistant Vice President) Direktorat Keuangan Telkom beserta staf nya untuk mendukung kelancaran agenda dari CFO (Chief Financial Officer, alias Direktur Keuangan) Telkom.

Mungkin ada yang penasaran ingin tahu tentang apa itu Asrot, menurut saya, berdasarkan pengalaman saya:

Asrot (Asisten Sorot) adalah seseorang yang bertugas untuk menampilkan dan mengoperasikan bahan presentasi, sesuai dengan arahan presenter (orang yang melakukan presentasi).

Untuk lebih mengetahui tentang asrot, silahkan baca tulisan mengenai pengalaman saya menjadi asrot dibawah ini. Read more

Mencari Makanan Halal dan Makanan Indonesia Saat Kuliah atau Travelling di Belanda (100% Possible)

Tidak sesulit yang dibayangkan

Pengalaman kuliah di Belanda mengajarkan saya bahwa menemukan makanan halal, dan makanan Indonesia bukanlah perkara sulit. Ternyata di Belanda, cukup mudah menemukan makanan-makanan tersebut.

Bermaksud untuk sharing, sekaligus menjawab pertanyaan pembaca blog ini, saya tuliskan bagaimana dan dimana saja tempat untuk menemukan makanan yang halal dan makanan Indonesia di Belanda.

Anyway…

Saya kuliah S2 di Belanda selama setahun, dari tahun 2015-2016. Disana saya kuliah di IHS Erasmus University Rotterdam.

OK, let’s get to the point Read more

7 Cara Terbaik Yang Saya Lakukan Untuk Menghemat Saat Kuliah S2 di Belanda

Cara ini bisa dilakukan siapa saja dan bisa menghemat sampai ribuan Euro!

Kuliah di luar negeri pasti butuh biaya besar, apalagi di Eropa. Bayangkan saja, kalau untuk SPP setahun S2 paling tidak harus merogoh kocek sekitar 150 juta rupiah. Waktu kuliah di Belanda, SPP saya setahun untuk S2 sebesar €11.900.

Walaupun kuliah dengan beasiswa LPDP, saya tetap harus menghemat. Karena beberapa pengeluaran selama kuliah di Belanda cukup tinggi, dan sejujurnya saya juga bukan orang yang berasal dari keluarga kaya.

So again, tidak ada pilihan lain selain berhemat.

Apa saja yang saya lakukan sehingga bisa hemat hingga ribuan Euro? Read more

Mengenal Anak-Anak Perusahaan Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia)

Total aset hampir 200 Trilliun Rupiah!

*Saran: artikel ini paling pas dibaca menggunakan laptop/ pc

Semuanya pasti sudah sangat tau Telkom, iya kan?

Tapi, ada yang juga mau tau tentang anak-anak perusahaan Telkom, betul?

Tidak semua orang tau kalau Telkom (PT Telkom Indonesia) punya banyak anak perusahaan. Salah satu anak perusahaan Telkom, yang mungkin juga tidak banyak orang sadari bahwa perusahaan tersebut ternyata adalah anak perusahaan Telkom adalah Telkomsel.

No kidding, beberapa orang yang pernah saya temui malah baru tau kalau Telkomsel adalah anak perusahaan PT Telkom Indonesia.

Barusan juga ada yang nanya,

Apa perbedaan PT Telkom dan PT Telkomsel?

Jawabannya adalah:

Selain fakta bahwa PT Telkom adalah induk perusahaan dari PT Telkomsel, perbedaan lainnya dari segi kepemilikan saham adalah sebagai berikut:

  • PT Telkom: saham mayoritas dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia (52.09%), dan sisanya oleh publik (47.91%).
  • PT Telkomsel: saham mayoritas dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (65%). dan sisanya dimiliki oleh publik, termasuk oleh Singtel. Untuk kepemilikan saham terbesar kedua sendiri dipegang oleh Singtel.
    Read more

Ulang Tahun Pertama Pernikahan Kami

Banyak bersyukur atas kelimpahan rezeki yang kami dapatkan

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT. Hari ini, tanggal 5 Februari 2018, tepat setahun pernikahan saya dengan Nusaiba Adzilla. Ada begitu banyak rezeki yang kami dapatkan setelah menikah, salah satunya adalah kelahiran putra kami pada tanggal 24 November 2017 yang lalu.

Cerita tentang ijab kabul dan resepsi kami tahun lalu

Tahun lalu kami ijab kabul di Bale Dayang Sumbi (GSG) Itenas Bandung pukul 08.00 pagi. Resepsi pernikahan kami juga kami langsungkan pada hari itu juga, pada pukul 11.00-13.00.

Saat itu baru saya rasakan bahwa menjadi mempelai itu rasanya cukup melelahkan, karena harus berdiri menyalami ratusan orang yang datang menyaksikan ijab kabul dan resepsi pernikahan kami pada hari yang sama. Read more