Menu Close

Page 3 of 65

Jumlah Aset Anak-anak Perusahaan Telkom

Penasaran dengan berapa total aset anak-anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia? Ini dia datanya

(scroll kebawah)

Disclaimer: jumlah aset yang tercantum dalam tulisan ini adalah aset sebelum eliminasi. Jumlah yang dimuat merujuk pada Laporan Keuangan Konsolidan PT Telkom tahun 2017 (data terakhir yang dimuat Telkom).

Anak perusahan (12) dan “Cucu perusahaan” (20)

Sesuai dengan laporan keuangan Q3 2017 PT Telekomunikasi Indonesia , jumlah entitas anak perusahaan Telkom (dengan kepemilikan langsung) adalah 12. Sedangkan entitas dengan kepemilikan tidak langsung berjumlah 20.

Mengenai daftar anak-anak perusahaan dan cucu perusahaan yang dimiliki PT Telekomunikasi Indonesia, bisa dibaca pada pada link tersebut.

Rooftop Telkomsel Smart Office (Anak Perusahaan Telkom)

Langsung saja, ini daftar total aset (unaudited) anak-anak perusahaan Telkom (total sebelum eliminasi) tertanggal 30 September 2017:

1. PT Telekomunikasi Selular (“Telkomsel”) = Rp 86,792 Triliun
2. PT Multimedia Nusantara (“Metra”) = Rp 13,186 Triliun
3. PT Dayamitra Telekomunikasi (“Dayamitra”) = Rp 11,926 Triliun
4. PT Telekomunikasi Indonesia International (“TII”) = Rp 8,093 Triliun
5. PT Graha Sarana Duta (“GSD”)/ Telkom Property = Rp 5,152 Triliun
6. PT Telkom Akses (“Telkom Akses”) = Rp 4,963 Triliun
7. PT PINS Indonesia (“PINS”) = Rp 3,615 Triliun
8. PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (“Telkom Infratel”) = Rp 1,783 Triliun
9. PT Patra Telekomunikasi Indonesia (“Patrakom”) = Rp 577 Miliar
10. PT Metranet (“Metranet”) = Rp 489 Miliar
11. PT Jalin Pembayaran Nusantara (“Jalin”) = Rp 232 Miliar
12. PT Napsindo Primatel Internasional (“Napsindo”) = Rp 5 Miliar

Telkom Indonesia Logo Whitey

Aset entitas anak perusahaan Telkom dengan kepemilikan tidak langsung (cucu perusahaan Telkom)

Berikut adalah data total aset entitas “cucu perusahaan” Telkom, per tanggal 30 September 2017 (unaudited):
*Angka aset dinyatakan sebagai aset sebelum dieliminasi

1. PT Sigma Cipta Caraka (“Sigma”) = Rp 6,596 Triliun
2. Telekomunikasi Indonesia International Pte. Ltd., Singapura (“Telin Singapura”) = Rp 2,872 Triliun
3. PT Infomedia Nusantara (“Infomedia”) = Rp 2,157 Triliun
4. PT Telkom Landmark Tower (“TLT”) = Rp 1,890 Triliun
5. Telekomunikasi Indonesia International (“TL”) S.A., Timor Leste = Rp 970 Miliar
6. PT Finnet Indonesia (“Finnet”) = Rp 811 Miliar
7. PT Metra Digital Media (“MD Media”) = Rp 696 Miliar
8. Telekomunikasi Indonesia International Ltd, Hong Kong (“Telin Hong Kong”) = Rp 592 Miliar
9. PT Metra Digital Investama (“MDI”) = Rp 496 Miliar
10. Telekomunikasi Indonesia International Pty Ltd, (“Telkom Australia”), Australia = Rp 304 Miliar
11. PT Metra Plasa (“Metra Plasa”) = Rp 300 Miliar
12. PT Graha Yasa Selaras (”GYS”) = Rp 234 Miliar
13. PT Nusantara Sukses Investasi (“NSI”) = Rp 178 Miliar
14. PT Administrasi Medika (“Ad Medika”) = Rp 164 Miliar
15. PT Melon (“Melon”) = Rp 135 Miliar
16. Telekomunikasi Indonesia International (“Telkom USA”), Inc., USA = Rp 83 Miliar
17. PT Satelit Multimedia Indonesia (“SMI”) = Rp 14 Miliar
18. PT Nusantara Sukses Sarana (“NSS”) = Rp 12 Miliar
19. PT Nusantara Sukses Realti (”NSR”) = belum ada data
20. PT Metra TV (“Metra TV”) = belum ada data

Dari data-data mengenai entitas perusahaan yang dimiliki oleh PT Telkom diatas, bisa dikatakan bahwa secara group aset Telkom sangat besar, dengan total hampir Rp 200 Triliun.

In Summary

Dari 32 entitas yang tercatat dalam laporan keuangan Telkom September 2017 (referensi data diatas), sangat jelas bahwa anak perusahaan Telkom yang paling “kaya” adalah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dengan aset sebesar Rp 86,792 Triliun (Delapan Puluh Enam Triliun Tujuh Ratus Sembilan Puluh Dua Miliar Rupiah). Jumlah tersebut sudah hampir mencapai separuh aset yang dimiliki oleh Telkom Group.

Semoga konten yang saya intisarikan dari laporan keuangan Telkom ini bermanfaat.

Cheers 🙂

Pengalaman Menjadi Asrot (Asisten Sorot) Dadakan Saat Meeting CFO Telkom

Membuat saya sangat nervous

Sebagai peserta OJT (On The Job Training) GPTP Telkom, ini adalah pengalaman yang langka

Saat ini saya masih OJT tahap 2 di PT Telekomunikasi Indonesia. Saya OJT di Direktorat Keuangan, tepatnya di sekretariat.

Disini, saya membantu AVP (Assistant Vice President) Direktorat Keuangan Telkom beserta staf nya untuk mendukung kelancaran agenda dari CFO (Chief Financial Officer, alias Direktur Keuangan) Telkom.

Mungkin ada yang penasaran ingin tahu tentang apa itu Asrot, menurut saya, berdasarkan pengalaman saya:

Asrot (Asisten Sorot) adalah seseorang yang bertugas untuk menampilkan dan mengoperasikan bahan presentasi, sesuai dengan arahan presenter (orang yang melakukan presentasi).

Untuk lebih mengetahui tentang asrot, silahkan baca tulisan mengenai pengalaman saya menjadi asrot dibawah ini. Read more

Mencari Makanan Halal dan Makanan Indonesia Saat Kuliah atau Travelling di Belanda (100% Possible)

Tidak sesulit yang dibayangkan

Pengalaman kuliah di Belanda mengajarkan saya bahwa menemukan makanan halal, dan makanan Indonesia bukanlah perkara sulit. Ternyata di Belanda, cukup mudah menemukan makanan-makanan tersebut.

Bermaksud untuk sharing, sekaligus menjawab pertanyaan pembaca blog ini, saya tuliskan bagaimana dan dimana saja tempat untuk menemukan makanan yang halal dan makanan Indonesia di Belanda.

Anyway…

Saya kuliah S2 di Belanda selama setahun, dari tahun 2015-2016. Disana saya kuliah di IHS Erasmus University Rotterdam.

OK, let’s get to the point Read more

7 Cara Terbaik Yang Saya Lakukan Untuk Menghemat Saat Kuliah S2 di Belanda

Cara ini bisa dilakukan siapa saja dan bisa menghemat sampai ribuan Euro!

Kuliah di luar negeri pasti butuh biaya besar, apalagi di Eropa. Bayangkan saja, kalau untuk SPP setahun S2 paling tidak harus merogoh kocek sekitar 150 juta rupiah. Waktu kuliah di Belanda, SPP saya setahun untuk S2 sebesar €11.900.

Walaupun kuliah dengan beasiswa LPDP, saya tetap harus menghemat. Karena beberapa pengeluaran selama kuliah di Belanda cukup tinggi, dan sejujurnya saya juga bukan orang yang berasal dari keluarga kaya.

So again, tidak ada pilihan lain selain berhemat.

Apa saja yang saya lakukan sehingga bisa hemat hingga ribuan Euro? Read more

Mengenal Anak-Anak Perusahaan Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia)

Total aset hampir 200 Trilliun Rupiah!

*Saran: artikel ini paling pas dibaca menggunakan laptop/ pc

Semuanya pasti sudah sangat tau Telkom, iya kan?

Tapi, ada yang juga mau tau tentang anak-anak perusahaan Telkom, betul?

Tidak semua orang tau kalau Telkom (PT Telkom Indonesia) punya banyak anak perusahaan. Salah satu anak perusahaan Telkom, yang mungkin juga tidak banyak orang sadari bahwa perusahaan tersebut ternyata adalah anak perusahaan Telkom adalah Telkomsel.

No kidding, beberapa orang yang pernah saya temui malah baru tau kalau Telkomsel adalah anak perusahaan PT Telkom Indonesia.

Barusan juga ada yang nanya,

Apa perbedaan PT Telkom dan PT Telkomsel?

Jawabannya adalah:

Selain fakta bahwa PT Telkom adalah induk perusahaan dari PT Telkomsel, perbedaan lainnya dari segi kepemilikan saham adalah sebagai berikut:

  • PT Telkom: saham mayoritas dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia (52.09%), dan sisanya oleh publik (47.91%).
  • PT Telkomsel: saham mayoritas dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (65%). dan sisanya dimiliki oleh publik, termasuk oleh Singtel. Untuk kepemilikan saham terbesar kedua sendiri dipegang oleh Singtel.
    Read more