Menu Close

Tag: Hosting

Kembali Online

Senang bisa kembali ngeblog disini, setelah beberapa hari kemarin blog ini tidak bisa diakses. Ini dikarenakan saya belum melakukan pembayaran untuk sewa hosting untuk beberapa bulan kedepan. Beruntung ada adik saya yang bersedia membayarkan sewa hosting saya untuk sementara. Kalau tidak dibantu dia, blog saya kemungkinan tidak akan bisa diakses dalam waktu yang lebih lama. Read more

Full 24 Hours Support

I don’t know how to explain the Full 24 Hours Support from the company’s side. But from my point of view, it’s not always working. Dude, I’ve been waiting for about 12 hours to migrate one of domains in my hosting service to my other hosting in a same server. Oh I’m sorry, you might not understand what I am talking about.

The problem is I need the admin’s permission to do that sort of thing. Because tomorrow, the hosting service of that blablabla.com domain will be expire. Oh dude, talking about expire, it’s never been good to hear that word. In this case, I need to pay some money to extend the service, while in the same time, I don’t have any budget to pay for that service. I still have another hosting account to add that domain in my hosting service, though. So, why do I have to spend more money, while I can cut the unnecessary cost.

Now let’s get back to the main case. I’ve texted the service provider, but there’s still no confirmation yet. Seems like the provider forgot that he has been added the holy 24 Hours Support on their website. Halfway gone, and I am still waiting for the realization.

Do I have to wait until 24 hours? I hope not.

Gonta-ganti Hosting, Kenapa Bisa?

Berbagi sedikit pengalaman tentang migrasi pada hosting yang berbeda

Dalam kurun waktu sekitar delapan bulan, saya sudah beberapa kali mengganti layanan hosting saya. Domain blog pribadi saya ini adalah subyeknya. Februari 2011 lalu adalah saat dimana domain rizqifahma.com ini saya beli di bluehost.com dengan akun hostingan yang sudah ada.

Domain ini tetap berada di akun yang sama sampai dengan akhir tahun 2011. Setelah itu, domain ini saya pindahkan ke akun bluehost yang lain. Nah, hingga kemudian, beberapa kali terjadi down akibat pelanggaran TOS. Maklum, waktu itu saya masih numpang dihostingan teman. Kemudian saya berinisiatif untuk membeli layanan hosting sendiri. Dan saya pikir mencoba layanan hosting lokal sepertinya menarik. Beberapa pertimbangan saya memilih provider dan hosting yang berada di Indonesia (IIX Hosting/Server) sebagai berikut:

  1. Letaknya di negara sendiri, sehingga memungkinkan untuk akses yang lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan hosting diluar negeri (secara logika).
  2. Blog saya berbahasa Indonesia, dan tentunya mayoritas pembacanya hanya berasal dari dalam negeri. Sehingga kecepatan akses pembaca juga lebih cepat.
  3. Customer service hosting providernya tentu saja berbahasa Indonesia, sehingga komunikasinya lebih lancar kalau saja ada masalah atau kesulitan yang terjadi dengan hosting.
  4. Harganya relatif terjangkau.
  5. Pembayaran bisa dilakukan melalui transfer antar bank, dan juga pastinya menerima mata uang Rupiah.

Nah, kelima poin tersebut lah yang mendorong saya untuk segera memindahkan satu demi satu domain saya ke layanan hosting lokal. Namun dari kelima poin tersebut, yang menjadi poin penentu bagi saya adalah poin kelima. Karena kalau mau  melakukan pembelian paket layanan, tinggal transfer ke Bank, tidak perlu punya kartu kredit (asli/Paypal). Seperti dengan hosting luar negeri yang menggunakan pembayaran dengan kartu kredit.

504-Error-Server

504 Error, Menjengkelkan!

Saya tidak punya kartu kredit (asli) tapi sempat punya akun Paypal yang saya pakai untuk transaksi secara online. Namun, belakangan Paypal makin kurang bersahabat dengan saya, dan income dollar saya juga sudah nihil, sehingga saya tidak lagi membeli suatu produk yang mengharuskan penggunaan kartu kredit/Paypal.

Betul-betul pindah ke Indonesia

Dan ya, saya kemudian memindahkan beberapa domain saya ke hosting yang baru (hosting Indonesia). Awalnya layanannya cukup baik. Sampai dengan beberapa bulan kemudian (kurang dari 5 bulan) beberapa masalah mulai terjadi, dan semakin sering terjadi.

Kecepatan akses nya menjadi menurun, dan sering kali tidak dapat diakses. Muncullah pesan 504 Gateway Timeout atau biasa juga disebut dengan HTTP 504 Error. Yang mengindikasikan bahwa server tidak merespon dengan baik. Damn!

Gairah menulis saya mulai terganggu, dan banyak ide tulisan tidak tertuangkan kedalam blog karena seringnya terjadi masalah tadi. Saya coba bersabar hingga beberapa minggu, dan masalah tersebut masih saja terjadi. Saya mulai frustasi dengan hosting tadi.

Terus terang saja, saya sangat ingin menghubungi pusat layanan hosting lokal ini, tapi mereka mungkin akan beralasan bahwa paket yang saya beli tidak cocok untuk domain-domain saya. Sebelum terjadi percekcokan yang tidak diinginkan, dan untuk menjaga hubungan baik, saya lebih memilih diam saja. Yup, tapi sambil memikirkan alternatif lain tentunya.

Aha! Dan alternatif itu muncul juga… 😀

Akhirnya Pindah Ke Indonesia

Migrasi dari Amerika ke Indonesia

Akhirnya, setelah setahun lebih “menempel” di hostingan Amerika, blog pribadi saya ini secara resmi bermigrasi ke hostingan Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa saya mengambil langkah untuk memindahkannya ke hostingan lokal, namun yang paling mendasar adalah soal pembayarannya.

Pembayaran hostingan asing dalam hal ini secara umum hanya menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit/Paypal. Sedangkan kartu kredit sendiri saya belum punya, dan sayang nya akun Paypal saya juga sedang bermasalah saat ingin melakukan pembayaran. Masalah  “suspended issue” yang mengenai hostingan Amerika saya beberapa waktu lalu juga membuat saya semakin “ngebet” untuk segera bermigrasi ke hostingan lokal.

Kalau soal performa sendiri, sebenarnya saya tidak meragukan kehandalan dari hostingan saya yang sebelumnya. Lumayan cepat, dan kuota nya pun juga masih banyak. Fitur-fitur dalam hostingan juga semakin ramai.

Pindah Hosting

Kelebihan dari hostingan lokal (seharusnya)

Alasan mengapa saya berani “berjudi” dengan menggunakan hostingan lokal yang paling utama adalah metode pembayarannya yang boleh melalui bank. Selain itu, paket bulanan juga tersedia, sehingga tidak perlu khawatir jika belum memiliki cukup uang untuk membayar hostingan full setahun.

Kalau soal harga, paket yang ditawarkan juga sangat bersaing. Di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan yang menawarkan jasa hosting dengan paket yang bermacam-macam. Dan selain harga yang bersaing, kualitas nya juga (saya harapkan) bisa diandalkan.

Pertimbangan lainnya adalah karena konten dari blog saya sendiri juga sebagian besar (99%) berbahasa Indonesia, dimana kemungkinan pembaca nya juga paling cuma orang Indonesia. Sehingga tidak perlu menyewa hosting di Amerika, karena logikanya, untuk mengakses hosting disana dibutuhkan waktu yang lebih lama sepersekian detik bila dibandingkan dengan mengakses hosting di negara sendiri.

Semoga hosting yang saya sewa ini bisa diandalkan, dan saya bisa betah mempercayakan domain-domain saya kepada mereka.

Wassalam