Menu Close

Tag: Indonesia

Kembali ke Belanda

Alhamdulillaah setelah melalui perjalanan yang sangat jauh dan lama, akhirnya saya sampai di Belanda dengan selamat. Perjalanan total memakan waktu kurang lebih 19 jam diluar waktu transit yang jika dihitung kurang lebih memakan waktu sekitar 12 jam. Read more

Akhirnya Pindah Ke Indonesia

Migrasi dari Amerika ke Indonesia

Akhirnya, setelah setahun lebih “menempel” di hostingan Amerika, blog pribadi saya ini secara resmi bermigrasi ke hostingan Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa saya mengambil langkah untuk memindahkannya ke hostingan lokal, namun yang paling mendasar adalah soal pembayarannya.

Pembayaran hostingan asing dalam hal ini secara umum hanya menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit/Paypal. Sedangkan kartu kredit sendiri saya belum punya, dan sayang nya akun Paypal saya juga sedang bermasalah saat ingin melakukan pembayaran. Masalah  “suspended issue” yang mengenai hostingan Amerika saya beberapa waktu lalu juga membuat saya semakin “ngebet” untuk segera bermigrasi ke hostingan lokal.

Kalau soal performa sendiri, sebenarnya saya tidak meragukan kehandalan dari hostingan saya yang sebelumnya. Lumayan cepat, dan kuota nya pun juga masih banyak. Fitur-fitur dalam hostingan juga semakin ramai.

Pindah Hosting

Kelebihan dari hostingan lokal (seharusnya)

Alasan mengapa saya berani “berjudi” dengan menggunakan hostingan lokal yang paling utama adalah metode pembayarannya yang boleh melalui bank. Selain itu, paket bulanan juga tersedia, sehingga tidak perlu khawatir jika belum memiliki cukup uang untuk membayar hostingan full setahun.

Kalau soal harga, paket yang ditawarkan juga sangat bersaing. Di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan yang menawarkan jasa hosting dengan paket yang bermacam-macam. Dan selain harga yang bersaing, kualitas nya juga (saya harapkan) bisa diandalkan.

Pertimbangan lainnya adalah karena konten dari blog saya sendiri juga sebagian besar (99%) berbahasa Indonesia, dimana kemungkinan pembaca nya juga paling cuma orang Indonesia. Sehingga tidak perlu menyewa hosting di Amerika, karena logikanya, untuk mengakses hosting disana dibutuhkan waktu yang lebih lama sepersekian detik bila dibandingkan dengan mengakses hosting di negara sendiri.

Semoga hosting yang saya sewa ini bisa diandalkan, dan saya bisa betah mempercayakan domain-domain saya kepada mereka.

Wassalam

Apa yang Membuat Salut dengan Negara Lain

Mengingat kembali saat-saat dimana saya dan teman-teman sekelas ke beberapa negara (Malaysia, Singapura dan Thailand) membuat saya kembali ingin menulis beberapa hal yang menarik sewaktu berada disana. Pada umumnya, fasilitas-fasilitas yang ada di negara-negara tersebut sedikit berada diatas negara kita, Indonesia.

Indonesia-Menyenangkan

I <3 Indonesia

Negara tetangga kita, Malaysia khususnya Malaysia bagian barat (hanya sempat kesana) memiliki sarana dan prasarana yang baik. Jalan-jalan raya yang mereka miliki kondisinya mulus, dan sejauh perjalanan di jalan utama, semua nya highway (jalan tol)! Jadi bisa dibayangkan, kalau waktu tempuh antar satu tempat ke tempat lain tidak memakan waktu yang lama. Sarana transportasi lain yang tidak/belum ada di Indonesia adalah monorail nya. Kurang lebih sama dengan yang ada di Singapura. Di sana lah saya untuk pertama kalinya menumpangi monorail. Rasanya agak terguncang-guncang juga sih. Apalagi pas masuk tikungan, keretanya juga ikut miring! :mrgreen:

Kalau di Singapura, selain dengan monorail nyaris semua fasilitas lebih baik dari negara kita. Secara, mereka jauh lebih disiplin daripada kita. Hukum di negara mereka sangat ketat, dan untung saja saya tidak tertangkap kamera sewaktu meludah di pekarangan sebuah mall di kawasan Orchard. Hampir saja saya kena denda ratusan dollar atau bahkan ditahan disana. Singapura memang tidak seluas ibu kota Jakarta, tapi penataan ruang nya jauh lebih baik! Mereka punya ruang terbuka (hijau dan non-hijau) yang lebih banyak. Dan penduduk Singapura, tidak bisa tebang pohon meskipun ada di wilayah rumah mereka sendiri. Harus ada izin dari pemerintah untuk itu.

Kepemilikan tanah di Singapura sepenuhnya adalah milik negara. Warga hanya memiliki hak pakai.

Lain lagi dengan Thailand, berhubung karena saya tidak lama disana. Dan belum sempat ke Bangkok (waktu itu lagi banjir disana) jadi saya tidak bisa bicara banyak 🙂 . Tapi, satu hal yang membuat saya salut dengan Thailand adalah, mereka begitu menghargai. Menghargai rajanya (foto beliau dipajang dimana-mana!),  alam nya, sampai dengan budayanya.

Tujuan saya untuk menulis ini bukan untuk merendahkan negara sendiri. Negara kita juga punya banyak kelebihan daripada negara lain. Dan terkadang saya bergumam sewaktu berada diluar negeri:

Sebagus-bagusnya negara lain, tapi masih lebih menyenangkan berada di negara sendiri.

Love you, Indonesia! Get well soon!