Menu Close

Tag: Kreatif

29 Cara Untuk Tetap Kreatif

Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah video mengenai beberapa cara untuk tetap kreatif. Dapat link nya juga dari seorang teman. Ini merupakan sebuah video yang dibuat oleh TO-FU. Dan sesaat setelah menonton video itu, saya berniat untuk segera menuangkannya dalam sebuah tulisan. Tapi, sayangnya sempat nya baru sekarang.

29-Cara-Untuk-Kreatif

Cara Menjadi Kreatif

Apa saja ke 29 cara itu?

Ok, to the point saja. Ke 29 cara untuk tetap kreatif itu adalah sebagai berikut:

  1. Buat daftar-daftar. Urutannya boleh sesuai prioritas dan boleh tidak.
  2. Bawa notebook (buku catatan) kemana saja. Kecil atau besar, tergantung selera anda.
  3. Cobalah menulis/menggambar bebas.
  4. Menjauh dari komputer/laptop. Cukup membantu untuk sekedar melupakan tugas sejenak.
  5. Berhenti memaksakan diri. Maksudnya, tidak terlalu memaksakan diri pada sesuatu.
  6. Istirahat yang cukup.
  7. Menyanyi saat mandi.
  8. Minum kopi.
  9. Dengarkan lagu-lagu/musik lain yang mungkin belum pernah atau sebelumnya kurang anda senangi.
  10. Terbuka. Maksudnya, membuka diri untuk “sesuatu” baru.
  11. Bergaul dengan orang-orang kreatif. Paling tidak anda juga ketularan sifat kreatif nya mereka.
  12. Terima umpan balik. Baik untuk introspeksi diri.
  13. Bekerja sama/berkolaborasi dengan orang lain atau bahkan dengan orang baru.
  14. Jangan menyerah!
  15. Latihan, latihan, latihan.
  16. Jangan takut untuk membuat KESALAHAN!
  17. Pergi ke suatu tempat yang baru.
  18. Bersyukur. Setidaknya anda masih lebih baik dari orang lain yang kurang beruntung.
  19. Istirahat yang banyak. Hampir sama dengan poin ke 6. Tapi poin berlaku untuk kondisi kepenatan/kejenuhan yang sudah sangat tinggi.
  20. Ambil resiko.
  21. Sekali-kali melanggar aturan (merubah kebiasaan).
  22. Jangan terlalu menekan diri. Hampir sama dengan poin 5.
  23. Baca selembar kamus setiap harinya. Akan banyak istilah-istilah baru dan jarang yang anda temukan.
  24. Buat kerangka kerja.
  25. Berhentilah menjadi orang yang sempurna bagi orang lain.
  26. Punya ide? Tulis atau gambarkan pada selembar kertas, atau buku.
  27. Bersihkan lingkungan kerja/meja kerja anda.
  28. Bersenang-senang.
  29. Selesaikan sesuatu.

Sebenarnya, kalau kita lihat daftar diatas beberapa poin mungkin terlihat sama. Namun pengaplikasiannya mungkin beda. Tapi tidak salah untuk tetap mencoba semuanya. Dan yang paling penting dari semua itu adalah komitmen untuk tetap kreatif, dan untuk menjadi kreatif itu butuh konsistensi. So, biasakan diri! supaya bisa tetap menjadi orang yang kreatif.

Saran, komentar, pertanyaan? Feel free untuk bertanya!

Thanks. 🙂

Iklan Axis, Joni Blak-Blakan Bagian Kedua

Episode kedua dari iklan Joni blak-blakan Axis

Axis menayangkan iklan lanjutan dari Joni blak-blakan (bagian pertama), yang sebelumnya cukup menghibur. Di iklan yang kedua ini, Joni sudah tertangkap dan diikat dengan tali. Joni sepertinya terancam jadi santapan warga desa. Tiba-tiba seorang anak kecil datang menghalangi kehendak warga dengan mengingatkan kebaikan si Joni. “Kak Joni salah apa sih? Kan selama ini dia cuma ngomong blak-blakan.” Serentak warga kembali mengingat kebaikan si Joni yang blak-blakan.

Flashback pertama adalah adegan dimana beberapa orang yang buka puasa dengan rakus. Si Joni yang memperingatkan orang-orang tadi kemudian kena marah, dan ditambah dengan lemparan tulang ikan diwajahnya. Akibatnya, orang-orang yang rakus tadi, kekenyangan dan kesulitan bergerak. Pelajaran pertama dari sini, kalau makan jangan rakus.

Flashback kedua adalah adegan pak Hansip yang ingin menghubungi warga desa untuk sahur. Si Hansip terlihat ragu untuk menghubungi semua warga, karena jumlahnya yang banyak. Datanglah si Joni menawarkan layanan Axis yang  hemat. Disinilah promosi Axis, mengandalkan layanan hemat pada jam-jam tengah malam hingga pagi. Sangat pas dengan moment menjelang ramadhan yang sudah tidak lama lagi akan tiba.

Mau lihat video iklan Axis, Joni blak-blakan yang kedua? Ini dia

Jadi, bagaimana dengan ceritanya?

Menurut saya pribadi, iklan Joni blak-blakan yang kedua ini biasa-biasa saja. Ceritanya tidak se menghibur (se lucu) iklan Joni blak-blakan yang pertama yang memang sangat lucu. Di bagian kedua ini, iklan tidak terlalu banyak menampilkan cerita yang lucu. Namun lebih menekankan promosi dari Axis. Yah, memang begitu lah iklan. Tapi seperti nya akan ada lanjutan dari episode kedua ini. Mudah-mudahan lebih menghibur lagi. Tetap iklan Axis menjadi iklan yang cukup menghibur penonton. Salut dengan advertising agent Axis!

Iklan Axis: Joni Blak-Blakan

Jelang Ramadhan dengan Berkah Blak-Blakan AXIS

Satu lagi iklan AXIS (provider telekomunikasi GSM) yang sangat menghibur. Setelah sebelumnya sudah menayangkan iklan yang juga sangat menghibur, kali ini AXIS mengusung tagline “Jelang Ramadhan dengan Berkah Blak-Blakan AXIS”. Masih teringat beberapa bulan yang lalu (mungkin sudah setahun yang lalu) iklan AXIS, “Belum terlambat untuk bertobat” yang membuat saya sampai tertawa terbahak-bahak, bahkan rela duduk berlama-lama didepan televisi cuma untuk menunggu iklan itu ditayangkan kembali. Biasanya kalau iklan sudah muncul, saya lebih memilih pindah channel, atau berhenti menonton TV.

Iklan-AXIS-Joni-Blak-blakan

Sedikit kronologis iklannya

Iklan AXIS  “Jelang Ramadhan dengan Berkah Blak-Blakan AXIS”, diawali dengan adegan seorang pemuda dengan leher yang berkalung tali dikejar oleh penduduk desa yang juga membawa beberapa benda, yang mungkin mereka pakai untuk menghajar pemuda tadi. Ada yang membawa kayu, timba (gayung), sabit, keranjang, raket nyamuk, bahkan ada yang membawa panah. Sampai disini belum jelas kenapa kejadian ini bisa terjadi.

Nama pemuda tadi adalah Joni. Nama yang unik, bahkan lucu menurut saya. “Ternyata jadi blak-blakan itu nggak mudah”, kata si pemuda tadi. Nah, ditampilkan lah flashback kejadian si Joni kecil yang bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba hitam, topi, baju, celana, semua warna hitam. Orang tadi mengatakan “Joni, kau akan jadi orang yang blak-blakan”. Sebenarnya ada dua versi transcript apa yang dikatakan orang tadi. Dari TV dan dari videonya di Youtube. Yang kedua ini mengatakan “Joni, kamu ditakdirkan untuk selalu blak-blakan”. Tidak jauh berbeda, yang penting inti kalimatnya sama, bahwa Joni akan jadi orang yang blak-blakan.

Joni yang waktu itu masih kecil, dengan blak-blakan berkata kepada orang tadi sambil menunjuk kewajahnya, “Pak, ada upil”. Bakat blak-blakan si Joni memang sudah terlihat sejak kecil. Sampai sekarang si Joni masih terus menjadi orang yang blak-blakan. Seorang yang berdoa pun dia nasehati, bagaimana tidak orang tadi minta nya macam-macam. Minta rumah besar lah, mobil mewah lah, padahal cuma berdoa saja, tidak berusaha. Mana mungkin nasib mau berubah kalau begitu.

Scene selanjutnya pada iklan tersebut, adalah adegan dimana seorang Hansip menggoda, dua orang wanita seksi, padahal dia sudah punya istri. Datanglah si Joni menasehati nya lagi. Dengan blak-blakan lagi tentunya. si Hansip juga dapat jeweran dari sang istri. Rasain!.

Mungkin si Joni sudah keterlaluan blak-blakannya. Sampai hampir semua penduduk desa mencarinya. “Joni…. Joni….” “Mana si Joni”, padahal si Joni sendiri ada didekat mereka. si Joni menyamar menjadi orang-orangan sawah. Namun penyamarannya segera terungkap. Si Hansip memerintahkan untuk memanggil semua warga.

Disini lah campaign nya AXIS, memanggil warga desa dengan menggunakan AXIS, yang katanya paling hemat. Beragam scene memperlihatkan kemudahan, dan tarif bersaing AXIS. Mulai dari paket menelepon, SMS. Dengan adegan yang lucu pula, ada yang di kandang sapi, ada yang di sumur. Kemudian dilanjutkan lagi dengan pengejaran si Joni. Dan Bersambung.

Metode promosi yang kreatif

Metode promosi seperti ini sangat patut dicontoh, menampilkan iklan yang menghibur, memasyarakat, meski tetap menimbulkan rasa penasaran penonton, karena iklan dibuat dalam beberapa episode. Dan penonton akan menunggu kelanjutan dari iklan tersebut, karena menghibur tentunya. Dan AXIS selalu konsisten dengan metode promosi seperti itu. Salut buat AXIS, iklan selanjutnya ditunggu…

Ini bukan promosi ya, saya tidak termasuk kedalam jaringan pengiklan AXIS, saya cuma menyampaikan rasa excite saya terhadap iklan AXIS, sampai dengan yang terakhir “Jelang Ramadhan dengan Berkah Blak-Blakan AXIS” ini. 🙂