Menu Close

Tag: PLN

Ternyata Mudah, Cara Bayar Pulsa Listrik (Token) via BNI Internet Banking [100% Berhasil]

Tidak sesulit perkiraan saya

Setelah hampir 3 bulan tidak membeli pulsa (token) listrik, tiba waktunya meteran listrik kos saya berkedip-kedip merah. Tandanya, sisa tokennya tinggal sedikit.

Setahu saya, meteran listrik PLN sistem token (or whatever) ini mulai membunyikan alarm tanda tokennya sudah mau habis, kalau sisa KwH (pulsa) nya dibawah 5.00. Kemarin meteran listrik kamar kos saya menunjukkan sisa pulsanya 4.99 KwH, artinya saya harus mengisi ulang pulsanya.

Saya memilih untuk mencoba melakukan pembelian token listrik PLN via internet banking.

Beli token PLN prabayar via BNI internet banking

Saya memilih membayar/ membeli token listrik PLN via internet banking BNI karena beberapa kali saya melihat menu pembelian PLN prabayar ini di halaman internet banking bank BNI. Cara yang saya lakukan untuk bayar listrik via BNI internet banking ini adalah sebagai berikut:

1. Login di https://ibank.bni.co.id

Masukkan User ID, Password, dan 4 angka kode login yang tersedia pada halaman login tersebut

2. Transaksi

Halaman Transaksi BNI Internet Banking

a. Klik menu “Transaksi
b. kemudian klik “Pembelian/Pembayaran
c. klik “Pembelian
d. Pada bagian “Opsi: Pilih” klik “PLN Prabayar
e. Klik tombol “OK

3. Isi detail pembayaran

Masukkan detail nomor meteran listrik BNI INternet Banking

a. Masukkan nomor meter listrik anda. Nomor meteran listrik ini biasanya terdiri dari 11 digit angka, yang tertera sebagai nomor barcode pada meteran listrik anda.

Saya memilih memasukkan nomor meter, karena saya tinggal di kamar kos yang IDPEL (ID Pelanggan PLN) nya yang saya tidak ketahui.

b. Pilih rekening debet (jika anda memiliki lebih dari 1 rekening BNI)
c. Klik tombol “Lanjutkan

4. Konfirmasi pembayaran PLN Prabayar

Halaman konfirmasi pembayaran listrik BNI Internet

a. Pilih salah satu nominal token pulsa PLN dalam menu “Stroom / Token Unsold“. Pilihannya sebagai berikut: 20.000, 50.000, 100.000, 200.000, 500.000, 1.000.000, 5.000.000, 10.000.000

*biaya admin nya sebesar Rp 3000

b. Masukkan kode BNI e-Secure Response (8 angka) – Jika anda menggunakan alat token BNI untuk setiap transaksi online banking anda.

c. Klik “Bayar

5. Terima kode token

Setelah dikonfirmasi dan berhasil, anda bisa mengambil kode stroom/token (stuk) untuk isi pulsa listrik PLN anda (20 digit angka). Kode tersebut tertera dalam bukti transaksi yang bisa didownload setelah pembayaran selesai.

Struk pembelian listrik BNI Internet

Tombol downloadnya biasanya ada pada bagian pojok bawah sebelah kanan, yang berbentuk ikon dokumen.

Cara mengisi ulang (memasukkan) kode token listrik PLN

Setelah anda mendapatkan kode token tadi, anda harus memasukkannya ke meteran listrik agar pulsa KwH listrik anda bertambah. Caranya:

1. Tekan tombol Enter (biasanya berwarna merah) pada meteran listrik anda.

meteran listrik sistem token PLN

2. Masukkan kode token yang tadi telah diterima itu.

3. Setelah selesai menginput kode token, Tekan tombol Enter. Setelah itu akan muncul pesan “Benar” pada layar meteran listrik anda.

4. Selesai.

Demikian langkah-langkah yang saya lakukan ketika mengisi ulang pulsa token PLN untuk kamar kos saya. Cara diatas bukan hanya untuk kamar kos, untuk rumah juga bisa, selama meteran listrik yang anda gunakan merupakan sistem listrik token.

Semoga membantu.

Cheers!

Mati Lampu, Anti SOPA?

Disclaimer: Ini tulisan yang tidak penting!

Beberapa menit sebelum saya menulis ini sempat terjadi mati lampu. So?… Ah, rasanya tidak penting menulis ini. Sudah banyak orang yang marah-marah karena mati lampu. Sebagian menulisnya di kolom status, di timeline, atau dimana saja di dunia maya. Ini juga yang saya lakukan.

Mati-Lampu

Dark Outside!

Pulang makan di warung koperasi mahasiswa Unhas, saya pulang ke kamar kos karena hujan juga makin deras. Eh, ternyata payung saya juga ada bocornya. 🙁 kenapa baru pulang sekarang, padahal hujan makin deras? Lebih baik sekarang dari pada sebentar. Dan ternyata sesaat setelah saya tiba di kamar kos saya, listrik padam – bukan kejadian yang langka. Mungkin saja ada pohon tumbang yang menimpa kabel listrik.

Rencana saya untuk membaca buku harus ditunda dulu sampai waktu yang tidak ditentukan. Kebenaran (kebetulan) buku yang saya baca adalah buku “Percakapan Dengan Para Master Pemasaran”, sebuah buku diskon yang saya beli, dan belum sempat saya baca sampai selesai. Ternyata buku ini juga sangat menarik. Karena memuat beberapa master pemasaran yang memang memiliki reputasi yang baik di bidang ini. Saya semakin penasaran membacanya. Bagian terakhir yang saya baca adalah Regis McKenna, orang yang turut memiliki andil pada beberapa perusahaan baru di jamannya, seperti Apple, Intel, Genentech, Microsoft, dan 3Com.

Curiga…

Saya jadi ingat sesuatu… (maaf, saya bukan Syahrini!). Apakah ini (mati lampu) bagian dari protes PLN terhadap SOPA? Tapi sudah terlambat, karena protes SOPA itu kalau tidak salah terjadi pada 18 Januari 2012 yang lalu.

Sampai disini saya merasa hang.

Rasanya saya jadi kehabisan ide mau tulis apa lagi.

Ok, lanjut…. Mudah-mudahan PLN tidak ikut-ikutan protes SOPA, bikin blackout kayak wikipedia. Tapi kalau wikipedia protes SOPA, saya setuju. Jangan sampai undang-undang SOPA itu jadi terealisasi. Tapi kalau PLN bikin blackout kota, wah… kita yang harus protes!

Dear PLN, beberapa bulan terakhir ini anda telah melakukan banyak perbaikan. Dan banyak kemajuan yang anda capai. Khususnya sewaktu dipimpin oleh Pak Dahlan Iskan. Kami semua senang dengan kemajuan itu. Sudah semakin jarang terjadi pemadaman bergilir, perekonomian kami pun juga turut membaik. Tapi jangan berhenti memperbaiki kinerja dengan alasan bukan Pak Dahlan lagi yang pimpin, anda tetap wajib memperbaiki pelayanan. Kami menyayangi anda!

Jangan mati lampu lagi ya, saya mau membaca! Saya juga mau online, mau publish tulisan ini!

See ya! 🙂