Menu Close

Tag: Rizqi Fahma

Hari Ini, Tidak Bisa Dihindari

Just getting older

Tiada kata yang patut saya ucapkan selain terima kasih, dan rasa syukur setinggi-tingginya kepada Allah SWT. Tidak akan sampai nyawa saya hari ini kalau bukan karena-Nya. Juga saya haturkan terima kasih untuk semua orang yang sudah mengucapkan selamat dalam berbagai bentuk atas bertambahnya umur ini.

Tidak Terasa

Ada banyak hal yang terjadi selama setahun ini, dimana usia saya beralih dari 21 ke 22. Saya masih ingat, tahun lalu ditanggal yang sama saya berada diluar daerah bersama seorang teman saya melakukan survey lapangan di Kabupaten Sidrap. Tidak ada perayaan, dan that’s OK, karena selama dua puluh dua tahun ini saya tidak pernah sekali pun merayakan yang namanya hari ulang tahun.

Saya dibesarkan dalam keluarga sederhana, hidup dengan tidak mengenal yang namanya perayaan ulang tahun, meski untuk diri sendiri. Dan saya pun juga tidak risih dengan ada atau tidaknya perayaan ulang tahun itu untuk diri saya. Bersyukur dan berbagi dengan yang lain sudah cukup.

Perasaan nyaris sama, hanya…

Umur sudah pasti tambah tua, tampang juga kelihatan tambah tua. Kalau perasaan? Nyaris sama, hanya saja sekarang ini saya makin disibukkan dengan kegiatan di kantor. Tantangannya makin hari makin amazing 🙂 Tapi, satu hal yang juga menambah beban adalah urusan kuliah yang belum selesai selesai. Saya akui memang belum terlalu gencar untuk segera mungkin bisa sarjana. Tapi, karena orang tua sudah makin sering menyinggung soal hal tersebut, maka saya jadikan saja sebagai satu resolusi di usia 22 ini.

Mudah-mudahan sebelum usia saya bertambah setahun tahun depan, saya sudah bisa menyelesaikan pendidikan S1 saya ini. Dan kedepannya saya sangat sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan keluar negeri.

Dan satu lagi, iya yang satu itu juga masih belum dapat. 🙂 aduh, bagaimana ini, sudah 22 tahun tapi masih single? Usaha tetap jalan, dan do’a juga senantiasa mengiringi. Hanya saja sepertinya Tuhan masih memberikan ujian kesabaran menunggu si dia, tentu saja disaat yang tidak bisa ditebak kapan datangnya.

Kepada orang tua, adik saya satu-satunya Anti, terima kasih untuk semua kasih sayangnya selama ini. Juga kepada teman-teman, terima kasih, terima kasih, dan terima kasih. Sayang kalian selalu!

Heran Dengan Nenek-Nenek

Beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis sebuah artikel tentang nenek-nenek. Didalam artikel itu saya memuat cerita/opini saya tentang keberadaan nenek-nenek yang entah kenapa sepertinya sudah jarang saya temui (mungkin hanya saya saja yang mengalami :)). Yang menarik dari artikel ini adalah jumlah pengunjungnya yang paling banyak dibanding dengan artikel-artikel yang sudah saya muat sebelumnya di personal blog saya ini. Setidaknya sampai saat ini (27 Juni 2011).

Nenek-Keren

Nenek Somewhat

Artikel nenek-nenek ini mengalahkan artikel-artikel lain saya seperti artikel motogp yang merupakan category dengan postingan terbanyak diantara category lainnya. Saya sendiri memang punya passion yang tinggi dengan motogp. Itulah mengapa saya selalu mengupdate blog dengan artikel motogp, ya karena itu lah passion saya.

Ini adalah search query blog saya berdasarkan hasil crawl google (menggunakan google webmaster tools nya google).

Crawl-stats-nenek1

Kueri Nenek

Sangat jelas terlihat kalau artikel nenek-nenek itu jauh melampaui search query dari query lainnya. Bahkan diurutan kedua (motogp 2011) pun tak sampai setengah dari query yang dihasilkan artikel nenek-nenek itu dari mesin pencari nya google. Dan diurutan ketiga pun tetap nenek-nenek.

Bagaimana tanggapan saya tentang hal ini? Terus terang saya cuma tersenyum melihat hasil ini. Ini adalah salah satu bahan joke saya pribadi, melihat nenek-nenek menjadi query pertama di Google Webmaster tools blog ini. Oh iya, kalau mau lihat stats dari admin blog saya, hasil nya seperti dibawah ini:

Stats-admin

Pencarian Kata Nenek

Hasil nya kurang lebih sama dengan Google Webmaster Tools tadi.

Mengapa bisa demikian? Kenapa nenek-nenek bisa mengalahkan motogp? Menurut saya faktor-faktornya sebagai berikut:

  1. Artikel nenek-nenek saya terindeks dengan baik, dan pengunjung mengkliknya dari hasil pencarian dengan kata kunci nenek-nenek dari google.
  2. Artikel motogp saya kurang populer dibandingkan dengan artikel-artikel motogp lainnya berdasarkan search engine. Ya, tentu saja, karena blog saya ini tidak terfokus hanya pada tema motogp saja. Traffik dari search engine yang masuk ke artikel motogp saya saya anggap keberuntungan saja, karena tidak ada cara-cara tertentu yang saya terapkan untuk menjadi nomor kesekian di hasil pencarian google. Just accidentally. Lagian traffik blog saya sendiri tak seberapa, belum pernah lebih dari 100 per hari (sejauh ini).

Kedepannya saya tetap akan menulis hal-hal apa saja yang menyenangkan untuk ditulis. Seperti tulisan-tulisan saya lainnya. BTW, thanks for read it. See Ya 🙂

Halo Dunia

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanir Rahim, saya selaku pemilik blog ini dengan resmi menyatakan bahwa blog ini telah di-launching. Hal-hal yang menyangkut dengan pemindahan kekuasaan, pembuatan undang-undang, pemungutan suara, penggerakan massa adalah diluar tanggung jawab saya. Ini bukan lah proklamasi, bukan pidato pak Presiden, apalagi sambutan pemimpin upacara seperti yang biasa dilakukan di sekolah-sekolah dan kantor-kantor di hari Senin.

Halo-Dunia-Rizqi-Fahma

Anyway, this is my first posting here. It’s just an intermezzo. Don’t mind it.

Thank you for visiting.