Menu Close

Tag: Sony Vaio

4 Years Together

It’s real

Today is our fourth year to be together. I didn’t expect that we would be together until today. While the others’ relationships are broken, we can manage to maintain ours. I don’t know exactly why the others’ relationships cannot last till today. Perhaps one side is “damaged” or the other side chooses another couple. It’s just about reliability. You are my only one, my only laptop I have.

Me-and-Ma-Laptop-4-years-together

Together With My Laptop

4 years ago, November 20th 2009 was the day I brought you home. I was very happy that I had you on my side. We spent a plenty of time together, almost more than anything else. With you, I learnt many things, created a bunch of digital stuffs, and finished my final assignment in campus. I’m so glad that you are still on my side until today. You are so strong, reliable, and thank god we’re still together.

I hope that this year is not the last year to be together. We will have plenty of fun projects to do, mate, and sure we can do it!

For you, my Sony Vaio!

Sincerely,

🙂

Rizqi Fahma
Your owner

Windows 8, Kurang Suka

Masih lebih suka Windows 7

Beberapa minggu yang lalu mama saya membeli sebuah notebook Sony Vaio dengan OS (Operating System) bawaan Windows 8. Tampilan interface nya memang lebih cantik dari pendahulunya. Tapi, menurut saya tampilan windows 8 yang kotak-kotak ini lebih cocok untuk tablet dibanding untuk notebook yang tidak menggunakan layar sentuh. Notebook yang dibeli mama saya ini sempat diinstalklan beberapa aplikasi, seperti Ms Office, dan aplikasi-aplikasi standar lain. Saya pikir cukup untuk penggunaan mama saya yang paling hanya menggunakan aplikasi Office saja. 🙂

Beberapa waktu kemudian ditempat terpisah, mama saya mencoba untuk mempelajari bagaimana menggunakan notebooknya. Saya yakin beliau pasti kebingunangan, karena banyak hal yang berbeda dari windows 8 dengan windows yang pernah beliau gunakan, seperti windows 7. Dan masalah mulai muncul. Mama saya tidak tahu bagaimana cara mematikan notebooknya.

Notebook-Vaio-Windows-8

Mama’s Notebook

Ketika dihubungi, saya mencoba memberitahu kalau untuk mematikan, cukup dengan menekan tombol start, dan mencari tombol shut down. Dan tidak ketemu! Ternyata memang tidak segampang menggunakan Windows 7. Karena tidak bisa dimatikan, notebook pun dibiarkan begitu saja sampai mati sendiri.

Tidak berhenti sampai disitu, masalah lain juga muncul. Kalau yang tadi masalahnya hanya soal bagaimana mematikan si notebook, kali ini masalahnya muncul ketika si notebook direstart otomatis setelah melakukan update. And boom… hanya layar gelap dan blank yang muncul setelah loading VAIO. Perasaan saya jadi makin tidak enak. Berulang kali dimatikan, dinyalakan, notebook mama saya tidak bisa melakukan proses booting. Akhirnya benda ini pun saya bawa ke service center nya.

Dan si notebook akhirnya kembali ke standar pabriknya. Tidak ada aplikasi yang terinstall kecuali aplikasi default dari pabrik. Tapi, tidak apa-apa, karena OS nya tetap resmi. Saya coba tanyakan kepada Customer Service Sony, katanya memang agak sulit mematikan windows 8 ini, karena tombol mematikannya juga susah didapat. Untuk menemukannya, kita harus me-scroll layar sampai ke bagian kanan, sampai muncul icon jendela, setting, share, dan lain-lain. Dan itu pun sangat sensitif dengan pergerakan cursor mouse. Jadi kadang harus mengulang beberapa kali untuk betul-betul menemukan tombol shut downnya.

Kembali ke cara kuno

Karena untuk mematikan dengan menemukan tombol shut down lebih sulit, maka saya menganjurkan ibu saya untuk menekan tombol Alt+F4 saja dan memilih menu “Shut Down” untuk mematikannya. Cara ini memang sedikit radikal, tapi sederhana.

Terlepas dari perbedaan-perbedaan Windows 8 yang meyulitkan pengguna ini, OS ini juga punya kelebihan yang harus saya akui, yaitu kecepatannya. Loading time booting nya cukup cepat. Dan saya suka itu. Kesimpulannya, windows 8 ini masih belum saya suka secara keseluruhan. Dari sisi interface, memang tapmilannya lebih cantik, tapi untuk User Experiencenya masih agak membingungkan bagi newbie.

Dan satu lagi, sepertinya Windows 8 ini idealnya kalau terhubung ke internet. Beberapa aplikasi tidak bisa digunakan tanpa koneksi internet. Dan bagi kita yang tidak punya akses internet memadai, hal ini tentu saja menjengkelkan.