22 Desember ini adalah hari ibu, katanya. Saya sendiri baru sadar kalau hari ini adalah hari ibu. Dan baru tahu kalau ini adalah hari perayaan nasional hari ibu. Setelah saya cari tahu di internet, hari ibu, dalam Bahasa Inggris “Mother’s Day” itu dirayakan bukan tanggal 22 Desember, tapi dirayakan setiap pekan kedua bulan Mei, katanya.

Jadi saya bingung, ini adalah “hari besar” bagi setiap ibu di Indonesia, tapi seluruh dunia merayakannya pada bulan Mei. Kan rasanya tidak spesial kalau ada dua versi hari ibu. Tapi apakah ini semua ada pengaruhnya terhadap hubungan anak dan ibu nya? Pertanyaan yang bagus! Saya rasa tidak harus seperti itu, tapi harusnya lebih dari itu.

SELAMAT-HARI-IBU

Maksudnya begini, hampir sama dengan hari Valentine (Velentine’s Day), dimana orang-orang dibelahan dunia sana merayakannya sebagai hari kasih sayang sedunia. Jadi hari itu mereka berkasih-kasih sayang dan sebagainya. Bukan kah kita bisa berbagi kasih sayang setiap hari? Bukan kah kita bisa mengucapkan selamat hari ibu kepada ibu setiap hari? Saya pikir kalian mengerti apa yang saya maksud, kawan.

Tapi sayangnya, setelah semua orang-orang mengucapkan selamat hari ibu lewat akun social media mereka, ibu mereka sendiri tidak pernah membaca ucapan mereka. Sama dengan saya kawan. Di tulisan ini saya tentu saja ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu saya, Hartina, yang telah membesarkan saya sampai sekarang ini. Dan terus terang kawan, saya mungkin akan hidup di jalan kalau bukan karena beliau dan do’a-do’a yang dia kirimkan untuk kebaikan saya.

Kecil kemungkinan ibu saya akan membaca tulisan ini. Kenapa? Begini kawan, ibu saya bukan tipe orang yang paham dengan internet, dan kalaupun bisa, dia belum tentu mau mengakses dan membaca blog saya. Kenapa lagi? karena saya tidak cerita ke beliau kalau saya menulis tulisan ini untuk beliau.

Jangan bilang-bilang ya… 🙂

BTW, buat kalian, selamat hari ibu juga yaaa…. Salam buat ibu kalian!

Dan buat kalian yang sudah jadi ibu, selamat yaaa! Ketahuilah kalau anak-anak kalian mencintai kalian lebih dari yang kalian ketahui.

See ya!

2 thoughts on “Hari Ibu, Katanya

  1. Kenapa hari ibu di Indonesia tanggal 22 Des itu berkaitan dengan sejarah kongres perempuan pertama pada tgl itu (lupa tahunnya 😀 ), yang jadi titik balik gerakan perempuan maupun perjuangan hak-hak perempuan jadi sebenarnya kurang tepat juga 22 Des disebut hari ibu, lebih tepat sebagai hari perempuan mungkin…

  2. yaahh, broohh.. kemana aja dah??
    ya udah deh, biar telat met hari ibu juga ye cyiinnn,,!? moga kita bisa jadi ibu yang baiikk… yuukkk. maap yai kalo eiyke gengges

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *